Sabtu, 28 Februari 2015

Pengantar Bisnis (Bagian ke 13)



MACAM-MACAM LINGKUNGAN ORGANISASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERUSAHAAN

Lingkungan Organisasi terbagi atas :

§  Lingkungan Perusahaan
Lingkungan organisasi adalah semua elemen di dalam maupun di luar organisasi yang dapat mempengaruhi sebagian atau keseluruhan suatu organisasi. Terdapat dua jenis klasifikasi lingkungan yakni lingkungan internal dan lingkungan eksternal.

§  Lingkungan Internal
Lingkungan internal adalah faktor-faktor atau kondisi umum yang berada di dalam suatu organisasi. Lingkungan internal yang berpengaruh langsung dalam organisasi meliputi karyawan/pegawai organisasi dalam, serta pimpinan manajer. Lingkungan eksternal dibagi dua yaitu yang berpengaruh langsung dan tidak langsung.

§  Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal adalah segala sesuatu di luar batasan organisasi yang mungkin mempengaruhinya. Contoh lingkungan eksternal yang berpengaruh langsung adalah organisasi pesaing, pemasok komunitas lokal, konsumer, NGO dan lainnya. Sedangkan untuk contoh lingkungan eksternal yang tidak berpengaruh langsung adalah kondisi politik, ekonomi dan sosial.

Lingkungan secara umum yang harus dianalisis kekuatannya oleh manajer karena mempengaruhi pembuat keputusan dan perencanaan adalah kekuatan teknologi, ekonomi, demografi, sosial budaya serta politik dan hukum.
          Perubahan – perubahan yang terjadi pada lingkungan sangat dinamis dan kadang-kadang pengaruhnya pada manajemen tidak dapat diperkirakan terlebih dahulu. Karenanya manajemen dituntut untuk bersikap tanggap dan adaptif, selalu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan.

Faktor-faktor yg berpengaruh terhadap suatu Perusahaan :
v  Faktor Lingkungan yang Secara Langsung Berpengaruh terhadap Manajemen (LIngkungan Ekstern Mikro )

1. Para Pesaing
Dengan pemahaman akan lingkungan persaingan yang dihadapi, organisasi dpt mengetahui posisi persaingannya shg mampu mengoptimalkan operasinya.
2. Langganan
Langganan perusahaan dapat berupa lembaga seperti sekolah, kantor pemerintah atau langganan perseorangan Dalam situasi persaingan yang ketat melalui kepuasan keinginan pelangganlah perusahaan dpt menjaga kelangsungan hidup berkembang dan mendapatkan keuntungan.
3. Penyedia
Setiap organisasi sangat tergantung dari sumber untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, bahan pembantu, energi dan peralatan yang digunakan untuk proses produksi.

4. Lembaga-lembaga Keuangan
Organisasi tergantung pada bermacam-macam lembaga keuangan seperti bank, perusahaan asuransi termasuk pasar modal untuk menjaga dan memperluas kegiatannya.
5. Pasar Tenaga Kerja
Organisasi memerlukan karyawan dengan bermacam-macam ketrampilan, kemampuan dan pengalaman. Kemampuan menarik dan mempertahankan karyawan yang cakap merupakan prasyarat bagi perusahaan yang sukses.
6. Perwakilan Pemerintah
Perwakilan pemerintah ini biasanya menetapkan peraturan, prosedur perijinan, dan pembatasan lain untuk melindungi masyarakat.

v  Faktor Lingkungan yang Secara Tidak Langsung Berpengaruh Terhadap Manajemen ( Lingkungan Ekstern Makro )
1. Perkembangan Teknologi
Tingkat kemajuan teknologi memiliki peranan berarti pada penentuan produk dan jasa yang akan diproduksi, peralatan yang digunakan dll. Karena merupakan kombinasi dari kemampuan dan peralatan yang digunakan manajer dalam desain, produksi dan distribusi barang dan jasa. Perubahan teknologi informasi juga mempengaruhi kerja alami organisasi termasuk kerja manajer didalamnya.
2. Variabel - variabel Ekonomi
Biaya-biaya sumber daya yang dibutuhkan organisasi dapat berubah setiap waktu karena pengaruh faktor-faktor ekonomi serta mempengaruhi kebaikan dari suatu negara termasuk suku bunga, inflasi, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi.
3. Lingkungan Sosial Kebudayaan
Lingkungan ini mencakup kepercayaan, nilai-nilai, sikap, pandangan serta pola kehidupan yang dibentuk oleh tradisi, pendidikan, ekologi, demografis, geografis serta agama dan kepercayaan sekelompok masyarakat. Ciri-ciri demografis adalah hasil dari perubahan sikap karakterisitik dari populasi seperti umur, jenis kelamin, etnis, ras, orientasi seksual, dan kelas sosial. Perubahan ini menyarankan organisasi untuk menemukan cara untuk memotivasi dan memanfaatkan kemampuan dan pengetahuan pegawai. 
 4. Variabel - variabel Politik dan Hukum
Politik dan hukum dalam suatu periode waktu tertentu akan menentukan operasi perusahaan dan hasil dari perubahan dalam hukum dan regulasi seperti deregulasi industri, privatisasi organisasi dan penigkatan tekana dalam perlindungan lingkungan.
5. Dimensi Internasional
Kekuatan internasional ini misalnya berwujud dalam hal ketergantungan sumber daya impor, keadaan resesi, persaingan dengan perusahaan multinasional, pertukaran mata uang asing dll. Karena berbagai kekuatan dalam lingkungan umum tersebut, manajer individual dan organisasi harus responsif dalam perubahan dan perbedaan diantara struktur sosial dan budaya nasional dalam semua negara dimana mereka beroperasi.

          Alasan mengapa kita menganalisis lingkungan yaitu untuk mengetahui dan meramalkan apa yang terjadi besok, menyadari dan mengantisipasi resiko dari tindakan yang dilakukan organisasi, untuk menganalisis faktor politik, sosial, ekonomi dan faktor lainnya. Serta untuk mengatasi keadaan dengan lingkungan.
          Dilihat dari sifat lingkungannya, organisasi harus membaca dengan cepat kondisi lingkungan, bekerjasama untuk mengendalikan lingkungan, merespon dan menyiapkan diri mengahadapi lingkungan melalui pendidikan dan latihan serta organisasi bersedia membuka diri.

Kamis, 01 Januari 2015

Pengantar Bisnis (Bagian ke 12)

Lembaga Keuangan
Lembaga keuangan dalam dunia keuangan bertindak selaku lembaga yang menyediakan jasa keuangan bagi nasabahnya, dimana pada umumnya lembaga ini diatur oleh regulasi keuangan dari pemerintah. Bentuk umum dari lembaga keuangan ini adalah termasuk perbankan, pialang saham, aset manajemen, modal ventura, koperasi, asuransi, dana pensiun, dan bisnis serupa lainnya. Di Indonesia lembaga keuangan ini dibagi kedalam 2 kelompok yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank (asuransi, pegadaian, dana pensiun, reksa dana, dan bursa efek).
Ø  Fungsi Lembaga keuangan
Lembaga keuangan ini menyediakan jasa sebagai perantara antara pemilik modal dan pasar utang yang bertanggung jawab dalam penyaluran dana dari investor kepada perusahaan yang membutuhkan dana tersebut. Kehadiran lembaga keuangan inilah yang memfasilitasi arus peredaran uang dalam perekonomian, dimana uang dari individu investor dikumpulkan dalam bentuk tabungan sehingga risiko dari para investor ini beralih pada lembaga keuangan yang kemudian menyalurkan dana tersebut dalam bentuk pinjaman utang kepada yang membutuhkan. Ini adalah merupakan tujuan utama dari lembaga penyimpan dana untuk menghasilkan pendapatan. Contoh dari lembaga keuangan adalah bank.
Ø  Lembaga Keuangan Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank
§  Lembaga Keuangan Bank
Maksud lembaga keuangan bank ini adalah lembaga keuangan yang berwujud bank. Bank merupakan lembag keuangan yang mengumpulkan dana masyarakat atau menerima simpanan uang dari masyarakat yang kemudian akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dana dalam bentuk kredit atau pinjaman uang dan juga menerbitkan promises atau banknote guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Tujuan didirikannya bank ada dua, yaitu :
1.      Menyediakan suatu alat pembayaran yang efisien bagi nasabah.
2.      Meningkatkan arus dana untuk investasi dan pemanfaatan yang lebih produktif.
§  Lembaga Keuangan Bukan Bank
Lembaga keuangan bukan bank ini tidak berarti lembaga keuangan ini tidak melakukan kegiatan seperti halnya yang dilakukan oleh bank, hanya saja lembaga keuangan bukan bank ini merupakan lembaga yang memberikan jasa dalam hal keuangan namun bukan merupakan bank. Lembaga keuangan bukan bank ini juga dapat menarik dana dari masyarakat namun secara tidak langsung seperti lembaga pembiayaan yang terdiri dari leasing, factoring, pembiayaan konsumen, dan kartu kredit, perusahaan perasuransian, dan sebagainya.
Tujuan didirikannya Lembaga keuangan bukan bank adalah :
1.      Untuk mendorong perkembangan pasar modal
2.      Untuk membantu permodalan perusahaan yang ekonominya lemah.
Jenis-jenis dari lembaga keuangan bukan bank terdiri dari beberapa macam yaitu :
1.      Asuransi
2.      Pegadaian
3.      Koperasi simpan pinjam
4.      Dana Pensiun
5.      Pasar

Selasa, 30 Desember 2014

Pengantar Bisnis (Bagian ke 11)

Perusahaan dan Lembaga Sosial
Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi.
Ø  Jenis-jenis Perusahaan
Jenis perusahaan berdasarkan lapangan usaha:
·        Perusahaan ekstraktif adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengambilan kekayaan alam
·        Perusahaan agraris adalah perusahaan yang bekerja dengan cara mengolah lahan/ladang
·        Perusahaan industri adalah perusahaan yang menghasilkan barang mentah dan setengah jadi menjadi barang jadi atau meningkatkan nilai gunanya
·        Perusahaan perdagangan adalah perusahaan yang bergerak dalam hal perdagangan
·        Perusahaan jasa adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa
Jenis perusahaan berdasarkan kepemilikan:
·        Perusahaan negara adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh negara
·        Perusahaan koperasi adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh anggotanya
·        Perusahaan swasta adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh sekelompok orang dari luar perusahaan
Ø  Unsur-unsur Perusahaan
·        Badan usaha
·        Kegiatan dalam bidang perekonomian
·        Terus menerus
·        Bersifat tetap
·        Terang-terangan
·        Keuntungan dan atau laba
·        Pembukuan
Lembaga Sosial
Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup. 

Ø  Fungsi lembaga sosial 

Fungsi lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman kepada anggota masyarakat tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan pokok, menjaga keutuhan dari masyarakat, sebagai paduan masyarakat dalam mengawasi tingkah laku anggotanya.

Dalam pendekatan ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan adalah perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan maksimum. Meskipun demikian memperoleh laba bukanlah satu-satunya tujuan perusahaan. Masih ada tujuan lain seperti memberikan kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran, prestise, pertimbangan politik, upaya pengabdian kepada masyarakat dan sebagainya.

Dengan demikian, yang membedakan perusahaan dengan lembaga sosial terletak pada penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba, kelangsungan hidup, dan tanggung jawab sosial. Lembaga sosial lebih menekankan prioritasnya pada tanggung jawab sosial. Sebaliknya, perusahaan berorientasi pada perolehan keuntungan, umumnya akan memfokuskan kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan.

Senin, 08 Desember 2014

Pengantar Bisnis (Bagian ke 10)

v  Tempat dan Kedudukan Perusahaan
Merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapainya tujuan perusahaan. Ketepatan pemilihan letak dan tempat perusahaan akan memberikan bantuan yang sangat berharga, baik dalam kaitannya dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan maupun dalam kaitannya dengan efisiensi biaya produksi. Dengan demikian, letak dan kedudukan perusahaan harus diputuskan dengan hati-hati atas dasar fakta yang lengkap, ditinjau dari aspek ekonomi maupun aspek teknis.
v  Tempat Kedudukan Perusahaan
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi  faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan, dan sebagainya.
v  Letak Perusahaan
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik. Letak perusahaan dipengaruhi faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efiseinsi perusahaan terutama dalam kaitannya dengan biaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya adalah :
§  Harga bahan mentah/bahan pembantu
§  Tingkat upah buruh
§  Tanah
§  Pajak
§  Tingkat bunga
§  Biaya alat produksi tahan lama
§  Biaya atas jasa pihak ketiga

v  Jenis-jenis Letak Perusahaan
Letak perusahaan dibedakan menjadi empat bagian yaitu :
·         Terikat keadaan alam
·         Terikat sejarah
·         Terikat oleh pemerintah
·         Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi

·         Terikat keadaan alam : Letak perusahaan yang terikat alam pada umumnya karena ketersedian dan kemudahan bahan baku. Perusahaan yang berkaitan dengan bahan –bahan tambang pada umumnya terletak di daerahfaktor produksi alamnya, seperti timah, emas, minyak bumi, dan sebagainya.

·         Terikat Sejarah : Dalam hal ini perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena alasan yang hanya dapat dijelaskan berdasarkan sejarah. Sebagai contoh, perusahaan batik banyak didirikan di Solo dan Yogyakarta.

·         Letak Perusahaan yang ditentukan Perusahaan : Dalam hal ini pemerintahlah yang berhak menentukan dimana perusahaan menjalankan aktivitasnya. Ditentukan berdasarkan pertimbangan keamanan, politik, kesehatan, dan sebagainya.


·         Letak Perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi : Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri. Disini ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan. Faktor-faktor yang berpengaruh penting dalam kaitannya dengan pemilihan letak perusahaan yang bersifat industri adalah kedekatan dan ketersediaan bahan mentah, ketersediaan tenaga air, ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan modal, kemudahan transportasi serta kedekatan pasar, dan kesesuaian iklim.

Rabu, 03 Desember 2014

Pengantar Bisnis (Bagian ke 9)

Kesempatan Bisnis/Usaha
Dalam dunia bisnis, setiap peluang dan kesempatan yang datang haruslah dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat menghasilkan sebuah keuntungan. Baik dari segi financial maupun juga dari konektivitas yang terjalin dengan rekan bisnis lainnya. Namun untuk menciptakan peluang bisnis juga dibutuhkan keinginan yang kuat serta kreativitas yang tinggi untuk menjalankan bisnis yang digeluti.
Unsur-unsur Penting dalam Aktivitas Ekonomi
·         Keinginan Manusia
Keinginan manusia merupakan unsur terpenting dalam aktivitas manusia karena memiliki keinginan yang dapat membuat mereka berpikir keras untuk memenuhi keinginan tersebut.Seperti keinginan untuk berhasil di dunia bisnis. Manusia akan mencari cara agar produk yang mereka ciptakan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Manusia akan mencari cara bagaimana agar suatu produk yang ia buat dapat diterima dengan baik dikalangan masyarakat.
Dilihat dari segi Kebutuhan Keinginan manusia dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
·         Keinginan Pokok, adalah suatu keinginan yang harus segera dipenuhi dan merupakan suatu kebutuhan utama. Contoh : Makanan dan minuman, pakaian tempat tinggal. Sering disebut sandang,pangan,dan papan.
·         Keinginan Tambahan, adalah keinginan selain keinginan pokok. Contoh : Handphone, Mobil, Motor, dan benda lainnya.
Seiring dengan perkembangan zaman, peradaban, kebudayaan, ilmu dan juga teknologi sekarang keinginan manusia semakin bertambah besar dan luas. Tidak hanya keinginan pokok tetapi keinginan tambahan juga ikut bertambah dan beragam.
·         Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia merupakan suatu nilai yang memiliki potensi atau unsur dalam suatu kehidupan. Sumber daya dapat berubah dan juga menghilang. Sumber daya juga merupakan hal terpenting dalam aktivitas ekonomi, karena meruakan kunci dalam memperoleh kesuksesan dalam bidang ekonomi. Sumber daya ada yang telah disediakan oleh alam juga yang dibuat oleh manusia itu sendiri.
·         Cara-cara Berproduksi

Cara pembuatan barang pada umumnya berada di luar bidang ekonomi, tetapi persoalan barang-barang dan atau jasa-jasa apa yang harus di produksi, berapa banyak barang atau jasa yang harus diproduksi dan cara-cara mana yang di gunakan untuk memproduksi barang dan jasa tersebut sehingga mencapai pembiayaan yang minimal. Hal tersebut adalah termasuk bidang ekonomi dan merupakan pesoalan-persoalan yang harus diperhatikan oleh ahli-ahli dalam bidang ekonomi.